5 software gagal yang merugikan dunia | Smartensipedia

Sabtu, 16 November 2013

5 software gagal yang merugikan dunia

Namanya produk manusia, pasti tak ada yang sempurna. Namun begitu kesalahan ini terjadi saat membuat super scripts yang sangat kompleks dalam pemrograman sebuah , maka kerugian miliaran dollar bisa terjadi kurang dari 60 detik. Simak 5 kegagalan software berikut ini:


1. Orbiter Mars



Kontraktor yang diberi tanggung jawab perencanaan sistem navigasi NASA memperoleh spesifikasi pembuatan software. Tapi bukannya menggunakan sistem metrik, sang kontraktor malah melakukan pengukuran menggunakan satuan imperial. Akibatnya, pesawat ruang angkasa menabrak Mars dan menelan kerugian lebih dari US$125 .




2. Ariane 5 501




Mesin satelit ini jauh lebih cepat daripada model-model sebelumnya tetapi memiliki bug perangkat lunak yang tidak terdeteksi sebelumnya. Satelit diluncurkan dan setelah 36,7 detik mengudara, seketika terjadi malfungsi dan berubah menjadi bola api yang megah. Biaya pembuatan satelit diperkirakan mencapai US$8 miliar dengan membawa muatan senilai US$500 juta dollar ketika hancur.





3. EDS Fails Child Support




Sekitar 6 tahun yang lalu, kontraktor EDS menciptakan sistem yang cukup kompleks yang dipesan CSA () atau Badan Dukungan Anak di Inggris. Perangkat ini ternyata tidak kompatibel dengan restrukturisasi yang direncanakan, sehingga menyebabkan banyak kesalahan. Biaya kerugian diperkirakan sejak saat itu hingga sekarang mencapai US$1 miliar.




4. Soviet Explosion




Pada tahun 1982, CIA mengklaim bahwa Uni Soviet sedang dalam proses mencuri teknologi penting AS. CIA kemudian mengirim bug perangkat lunak ke dalam sistem yang akan bekerja sedemikian rupa sehingga terjadi rekayasa operasional. Akibatnya, muncul ledakan dahsyat yang tak pernah terlupakan.




5. Black Monday




Pada tahun 1987, sebuah investigasi menyebabkan pasar saham yang sedang naik tiba-tiba turun signifikan. Penyelidikan mempengaruhi pemegang saham untuk membuang saham mereka. Namun respon analisis komputer yang muncul, malah makin merusak sistem pasar modal. Akibatnya, nilai pasar jatuh dengan cepat dan tidak ada pilihan selain untuk melikuidasi saham.



(Sumber : disini)


0 komentar:

Posting Komentar

Untuk kemajuan blog ini, silahkan masukkan komentar boleh berupa saran, kritik & pendapat.
*balasan kami usahakan jawab secepatnya